Dua Rumah Ambruk Diterjang Longsor Dan Angin Kencang, Warga Jember Diminta Waspada

Kawan KISS FM.

Bencana alam akibat banjir dan angin kencang kembali terjadi di Kabupaten Jember. Sedikitnya dua rumah di lokasi berbeda dilaporkan ambruk, masing-masing akibat tanah longsor dan terpaan angin kencang.

Peristiwa pertama terjadi di Jalan M. Sruji Nomor 82, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 05.30 WIB. Rumah milik Evi mengalami kerusakan sedang setelah bagian belakang rumah seluas 7 x 4 meter terdampak longsor dengan kedalaman lereng mencapai 12 meter. Pondasi rumah bahkan rusak dan terbawa arus.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan longsor dipicu hujan berintensitas sedang yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin 23 Februari sore hingga malam hari. Dampaknya baru terlihat pada Selasa pagi ketika bagian dapur dan pondasi rumah ambles terbawa aliran air.

Sementara itu, angin kencang menerjang Dusun Krajan, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, dan merusak rumah milik Asbur. Bagian dapur dan ruang tamu dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat terpaan angin.

BPBD Jember bergerak cepat melakukan penanganan di dua lokasi tersebut. Petugas berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan setempat serta melakukan asesmen bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Bantuan logistik seperti sembako, selimut, terpal, telah disalurkan kepada warga terdampak.

Selain penanganan darurat, BPBD juga merekomendasikan relokasi warga terdampak longsong di Jalan M. Sruji, Patrang, guna mengantisipasi potensi longsor susulan.

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, memastikan pemerintah daerah akan memberikan penanganan terbaik bagi warga terdampak. Ia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana alam, mengingat berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, dalam sepekan ke depan wilayah Jember masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem. 

(258 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.