BPBD Jember Dan Relawan Intensifkan Pencarian ASN Korban Banjir Bandang

Kawan KISS FM,

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember bersama Basarnas dan relawan kebencanaan terus mengintensifkan pencarian seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaporkan terseret banjir bandang sejak Senin, 2 Februari 2026. Korban diketahui bernama Abdul Wahid (58), staf pelayanan umum Kecamatan Panti, warga Desa Pakis.

Selain melakukan pencarian korban, BPBD bersama relawan juga melakukan pembersihan material lumpur di kawasan Badean, terutama di sepanjang jalan dan permukiman warga yang terdampak banjir.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Selasa 3 Februari menjelaskan pencarian telah dilakukan sejak pagi hingga siang hari dengan menggunakan perahu karet. Tim menyusuri aliran Sungai Badean hingga ke wilayah Gugut dan Rowo TamtU, Kecamatan Rambipuji.

Namun hingga siang hari, korban belum berhasil ditemukan. Meski demikian, Edy menegaskan upaya pencarian akan terus dilanjutkan sampai korban ditemukan.

Sebelumnya, banjir bandang terjadi pada Senin malam akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Pegunungan Argopuro hingga Kecamatan Panti. Sekitar pukul 16.30 WIB, debit air sungai mulai meningkat dengan warna cokelat pekat bercampur lumpur. Pada sekitar pukul 20.00 WIB, Sungai Badean meluap dan membawa material lumpur, potongan bambu, serta kayu ke permukiman warga.

Banjir bandang tersebut menggerus dapur rumah korban yang berada di bantaran sungai. Abdul Wahid dilaporkan terseret arus saat kejadian.

Akibat peristiwa ini, sedikitnya empat dapur rumah warga rusak tergerus banjir, sejumlah rumah terendam, dan sekitar 30 warga terdampak terpaksa mengungsi.

(257 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.