BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jember Hingga Akhir Februari

Kawan KISS FM.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Jember, selama periode 21 hingga 28 Februari 2026.

Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Adi Rohman Firdausi, menjelaskan potensi cuaca ekstrem dipicu oleh sejumlah faktor atmosfer, di antaranya gelombang Rossby serta aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) di sekitar wilayah Jawa Timur. Kondisi ini meningkatkan suplai uap air di atmosfer yang berkontribusi pada pembentukan awan hujan.

Ia menambahkan, meski wilayah Jember telah melewati puncak musim hujan, namun saat ini masih berada dalam periode musim penghujan. Dengan adanya gangguan atmosfer tersebut, intensitas hujan diperkirakan meningkat dan berpotensi terjadi secara lebih intens dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi itu, kata dia, sudah mulai dirasakan sejak pagi hari, Selasa 24 Februari, di mana hujan turun sejak subuh dengan intensitas ringan hingga sedang dan berlangsung cukup lama.

Secara klimatologis, musim hujan di wilayah Jember diperkirakan berlangsung sejak pertengahan Oktober atau awal November hingga akhir Maret. Memasuki akhir Maret hingga awal April, wilayah Jember diprediksi mulai memasuki masa pancaroba atau peralihan musim.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang maupun dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

(470 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.