
Kawan KISS FM.
Penanganan pasca banjir di Kabupaten Jember terus dilakukan. Selain pembersihan material lumpur dan pendataan kerusakan infrastruktur, pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak menjadi prioritas utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, relawan dan semua pihak.
Berdasarkan laporan resmi BPBD Jember, banjir yang terjadi sejak Kamis, 12 Februari 2026 hingga Selasa, 17 Februari 2026 pukul berdampak pada 10 kecamatan, 19 desa dan 4 kelurahan. Total warga terdampak mencapai 7.445 kepala keluarga (KK), dengan 557 jiwa sempat mengungsi.
Selain merendam ribuan rumah, banjir juga mengakibatkan satu korban meninggal dunia atas nama Siti Nurfadila (55), warga Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, yang tersengat aliran listrik saat membersihkan rumah pascabanjir.
Sejumlah wilayah terdampak, terutama di Kecamatan Rambipuji dan Wuluhan, mengalami gangguan pasokan air bersih akibat sumur warga tercemar lumpur dan air sungai yang meluap.
Di Desa Nogosari, Rambipuji, banyak sumur warga tidak bisa digunakan sehingga membutuhkan suplai air bersih. BPBD bersama PDAM mendistribusikan sedikitnya 4 tangki air atau sekitar 20.000 liter untuk memenuhi kebutuhan warga.
Tak hanya itu, distribusi air bersih juga dilakukan secara bertahap di sejumlah desa lain. Pada 14 Februari 2026, bantuan air bersih kembali disalurkan ke Nogosari. Sehari berikutnya, 15 Februari, BPBD mendistribusikan 5.000 liter air bersih ke Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, sementara PDAM menyalurkan 10.000 liter ke Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji.
Pada 16 dan 17 Februari, kegiatan distribusi air bersih dilanjutkan di Curahmalang, Nogosari, serta Kaliwining, Rambipuji. BPBD juga bersinergi dengan PMI dan unsur relawan dalam pendistribusian tersebut.
Sekretaris PMI Jember, Ghufron Evyan Efendy mengatakan, di Kecamatan Rambipuji, yakni Desa Nogosari dan Desa Curah Malang, pihaknya telah menyalurkan ribuan liter air bersih yang terbagi di beberapa titik krusial.
Di Desa Nogosari, bantuan menyasar ratusan kepala keluarga (KK) di empat titik berbeda. Sementara itu, distribusi meluas ke Desa Curah Malang yang mencakup dua area padat penduduk. Sebelumnya tim WASH PMI Jember juga telah menguras 8 sumur di Desa Nogosari.
Sebelumnya, sebanyak 557 jiwa sempat mengungsi di sejumlah titik di Kecamatan Rambipuji, Balung dan Wuluhan. Posko tanggap darurat didirikan di Masjid Jami’ Wasilatunnajah Curahmalang, Rambipuji dan di SDN Glundengan 03, Wuluhan.
Namun, seiring surutnya air di seluruh wilayah terdampak, para pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, BPBD tetap melakukan pemantauan pascabanjir dan distribusi bantuan logistik bagi warga yang rumahnya rusak ringan.
Banjir juga mengakibatkan empat jembatan ambruk, satu masjid roboh, satu pondok pesantren dan sejumlah fasilitas umum terendam. Di Kecamatan Puger, 12 unit speedboat dilaporkan hanyut terbawa arus dan baru dua yang berhasil ditemukan.
<<<< Ulil
(222 views)