Kebutuhan LPG Subsidi Meningkat Jelang Ramadan, Warga Diimbau Tak Panic Buying

Wakil Ketua DPC Hiswana Migas Besuki Raya, Sony Yohanes

Kawan KISS FM.

Menjelang Ramadan 2026, kebutuhan LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Tapal Kuda terpantau mengalami peningkatan lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini disampaikan Wakil Ketua DPC Hiswana Migas Besuki Raya, Sony Yohanes, Sabtu 14 Februari 2026.

Sony menjelaskan, secara kuota, alokasi LPG subsidi dari Pertamina tidak mengalami pengurangan. Jumlah distribusi telah ditetapkan dan wajib disalurkan sesuai ketentuan.

Namun, menurutnya, fenomena yang terjadi saat ini lebih dipengaruhi oleh peningkatan kebutuhan dan pola konsumsi masyarakat menjelang bulan puasa. Ia menilai, kekhawatiran akan kelangkaan memicu aksi panic buying.

Jika biasanya satu keluarga beli satu tabung, kini bisa beli dua bahkan tiga apabila punya tabung lebih. Hal ini yang dinilai bisa membuat alokasi cepat terserap.

Sony menambahkan, jika diasumsikan 50 persen kuota diperuntukkan bagi rumah tangga, maka pembelian berlipat oleh konsumen akan membuat distribusi cepat terkuras di sektor tersebut. Dampaknya, muncul kesan seolah-olah stok habis, padahal distribusi berjalan normal.

Fenomena tahun ini juga disebut berbeda dibanding Ramadan sebelumnya. Jika biasanya lonjakan terjadi pada pekan kedua puasa, kali ini peningkatan sudah terasa sekitar satu bulan sebelum Ramadan. 

Terkait kenaikan harga di tingkat pengecer, Sony mengimbau masyarakat membeli LPG subsidi di pangkalan resmi. Harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram di Jember berada di kisaran Rp18 ribu per tabung. Sementara di tingkat pengecer, harga dilaporkan menembus Rp22 ribu hingga Rp27 ribu, bahkan berpotensi lebih tinggi.

Ia mengakui, faktor jarak dan kemudahan akses kerap membuat masyarakat memilih membeli di pengecer meski harganya lebih mahal. Apalagi saat terjadi panic buying, harga di tingkat eceran cenderung ikut terdongkrak.

Meski demikian, Hiswana Migas memastikan distribusi LPG subsidi tetap berjalan normal. Bahkan, menjelang hari besar keagamaan, biasanya terdapat penambahan pasokan.

Ke depan, tantangan distribusi LPG 3 kg, diperkirakan semakin kompleks karena sejumlah hari besar seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), Imlek, serta Idulfitri akan semakin berdekatan dalam beberapa tahun mendatang, sehingga kebutuhan pasti semakin ketat.

<<< Anto/Ulil

(61 views)