Banjir di Jember Meluas ke 23 Desa, 29.780 Jiwa Terdampak

Kawan KISS FM.

Dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember kian meluas. Hingga kini tercatat 23 desa di 10 kecamatan terdampak, dengan jumlah korban mencapai 7.445 kepala keluarga atau sekitar 29.780 jiwa.

Selain merendam ribuan rumah, banjir juga menelan korban jiwa. Satu warga dilaporkan meninggal dunia, yakni Siti Nurfadila (55), warga Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji. Korban meninggal akibat tersengat listrik saat membersihkan rumahnya pascabanjir.

Tak hanya itu, di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, sebanyak 12 unit speedboat dilaporkan hanyut terbawa arus deras. Dari jumlah tersebut, baru dua unit yang berhasil ditemukan.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan pihaknya bersama relawan, Basarnas, unsur Polri, TNI, Puskesmas, Muspika, pemerintah desa, serta masyarakat masih melakukan penanganan dan evakuasi warga terdampak.

Selain proses evakuasi, BPBD juga mendirikan dapur mandiri di sejumlah titik untuk memenuhi kebutuhan logistik warga yang terdampak banjir.

Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Jember sejak pukul 12.00 hingga 23.00 WIB Kamis 12 Februari 2026. Sekitar pukul 18.00 WIB, debit air di sejumlah sungai mulai meningkat dan meluap ke permukiman warga. Satu jam kemudian, genangan semakin tinggi, berkisar antara 30 sentimeter hingga 2 meter.

Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga menggenangi akses jalan, merobohkan jembatan, serta menyebabkan kemacetan di sejumlah jalur lintas.

Sejumlah upaya penanganan telah dilakukan, di antaranya pembersihan sisa luapan banjir di kawasan Kampung Ledok Jember Kidul, evakuasi warga terdampak, distribusi bantuan logistik untuk dapur mandiri, serta pendirian posko tanggap darurat di beberapa lokasi terdampak.

<<< Fit

(82 views)