Banjir Rendam 17 Desa di Jember, Ribuan Rumah Terdampak dan Ratusan Warga Mengungsi

Kawan KISS FM

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember sejak Kamis hingga Jumat 13 Februari dini hari. Akibatnya, ribuan rumah warga terdampak dan ratusan jiwa terpaksa mengungsi.

BPBD Jember melaporkan, banjir merendam permukiman di 17 desa yang tersebar di beberapa kecamatan. Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan hujan deras yang mengguyur wilayah Jember sejak pukul 12.00 WIB hingga 23.00 WIB menyebabkan debit air sejumlah sungai, seperti Sungai Bedadung dan Kalijompo, meningkat drastis hingga meluap.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 8 kecamatan dan 17 desa, kelurahan terdampak dengan total 3.944 kepala keluarga atau sekitar 15.760 jiwa terdampak. Dari jumlah tersebut, 299 jiwa harus mengungsi di sejumlah titik pengungsian.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur. Tercatat tiga rumah mengalami rusak ringan, tiga fasilitas umum terdampak, serta satu pondok pesantren terimbas banjir. Beberapa jembatan dilaporkan putus dan roboh sehingga akses jalan di sejumlah lokasi terputus.

Upaya penanganan terus dilakukan oleh BPBD bersama unsur Muspika, camat, kepala desa, PMI, Basarnas, Dinas Sosial, serta relawan. Langkah yang dilakukan meliputi evakuasi warga, penyaluran bantuan logistik, hingga pendirian dapur umum bagi para pengungsi.

Edy mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Pasalnya, berdasarkan prakiraan BMKG, potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga 10 hari ke depan. 

Hingga Jumat siang, BPBD Jember masih melakukan penanganan dan pendataan di lapangan serta meminta masyarakat mengikuti arahan dari petugas terkait.

(97 views)