
Mulai Selasa (13/01/2026) penerbangan rute Jember–Jakarta kembali beroperasi. Penerbangan ini dilayani maskapai FlyJaya dengan harga tiket yang disebut jauh lebih terjangkau, yakni di kisaran Rp1,5 juta. Sebelumnya tiket penerbangan Jember-Jakarta mencapai Rp2 juta.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan, kepastian turunnya harga tiket merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Jember dengan maskapai FlyJaya. Kesepakatan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi udara yang lebih terjangkau.
Selain harga, Gatot menyebut, Bandara Notohadinegoro juga baru memiliki fasilitas pengisian bahan bakar avtur secara mandiri. Sebelumnya pesawat harus mengisi bahan bakar di Jakarta sehingga kapasitas penumpang dibatasi maksimal 50 orang. Sekarang dengan pengisiap bahan bakar di Jember, okupansi bisa ditingkatkan hingga sekitar 70 penumpang sekali jalan.
Gatot menambahkan, berdasarkan data libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, minat masyarakat terhadap transportasi udara di Jember menunjukkan tren peningkatan. Untuk rute Jember–Bali pulang-pergi, okupansi rata-rata mencapai 55 persen, sementara rute Jember–Jakarta pulang-pergi berada di angka 48 persen. Ia memprediksi lonjakan penumpang akan kembali terjadi pada sejumlah momentum libur besar di tahun 2026, seperti Imlek, Idulfitri, dan Nyepi.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, turut menyambut baik beroperasinya kembali penerbangan FlyJaya diawal tahun 2026. Dia berharap penerbangan ini bisa mendukung mobilitas masyarakat, terutama ketika hari besar, seperti momentum mudik lebaran Idulfitri. (Hafit)
(275 views)