Kawan KISS FM.
Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan apresiasi kepada jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah BUMD yang memilih mengundurkan diri secara terhormat. Fawait menilai keputusan tersebut merupakan sikap yang harus dihormati.
Fawait menegaskan, berbeda dengan sejumlah daerah lain, Pemerintah Kabupaten Jember tidak melakukan pemberhentian mendadak terhadap pimpinan BUMD pasca pergantian kepala daerah. Seluruh direksi diberi kesempatan untuk menuntaskan masa pengabdian berdasarkan evaluasi kinerja.
Namun demikian, jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Perumdam Tirta Pandalungan Jember dan Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, memilih untuk mengundurkan diri. Menurut bupati, keputusan tersebut merupakan sikap yang harus dihormati bersama.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, Fawait juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran direksi PDAM dan PDP atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama ini.
Fawait juga menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut tidak dapat dimaknai sebagai tindakan keras atau konflik, melainkan bukti bahwa transisi kepemimpinan di Jember berlangsung secara halus, profesional, dan penuh saling menghargai.
Diketahui jabatan direksi Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, yang sebelumnya dijabat oleh Sofyan Sauri kini dijabat oleh pelaksana tugas, Danang Andriasmara. Sementara itu, pada Perumdam Tirta Pandalungan Jember, jabatan direktur utama yang sebelumnya dijabat Miftahur Ridho kini dijabat oleh Regar Jeane Dealen Nangka, dengan status plt.
(309 views)