Praktik Perjokian Tes Bahasa Inggris di Unej Terungkap, Tarif Rp200 Ribu

Praktik Perjokian Tes Bahasa Inggris di Unej Terungkap.

Tim cyber Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) Universitas Jember berhasil membongkar praktik perjokian dalam tes kemampuan Bahasa Inggris Berbasis Komputer atau Computer Based English Profisiency Test (CBEPT). Dalam kasus tersebut, UPA TIK berhasil mengamankan empat joki dan tujuh mahasiswa selaku pengguna.

Kepala UPA TIK Unej, Prof. Bayu Taruna, dalam konferensi pers, Senin (20/10/2025) siang mengatakan, perjokian tersebut terungkap dari kecurigaan petugas yang menjaga pelaksanaan tes Bahasa Inggris.

Beberapa mahasiswa tidak terlihat mengerjakan tes, namun tiba-tiba selesai. Selanjutnya, tim UPA melakukan pengecekan dan menemukan access poin yang mencurigakan.

Tak butuh waktu lama, tim UPA TIK berhasil melacak keberadaan empat joki dan mengamankannya untuk proses lebih lanjut. Setelah dikembangkan, tim UPA TIK juga mengamankan tujuh mahasiswa yang diduga menjadi pengguna jasa para joki tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap adanya perantara atau makelar yang menghubungkan peserta dengan joki. Namun, jumlah pastinya masih dalam proses pendalaman. Para joki diketahui memasang tarif antara Rp50 ribu hingga Rp200 ribu per mahasiswa.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa Universitas Jember (Unej), Prof Hairus Salikin, menyayangkan praktik perjokian dalam tes bahasa inggris berbasis komputer tersebut. Padahal, tes tersebut hanya sekadar syarat wisuda bukan kelulusan. Mahasiswa juga otomatis dinyatakan lulus setelah lima kali tidak memenuhi skor minimal. (Rusdi)

(367 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.