
Kawan KISS FM,
Sejumlah petani di kawasan Tapalkuda, mengeluhkan rendahnya harga jual buah semangka dan melon yang terjun bebas, dari normalnya di atas Rp5.000 kini, anjlok hingga Rp2.500 per kg.
Ketua Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI), Jumantoro, Sabtu 31 Mei melaporkan, sejumlah petani di kawasan Sumbersari, bahkan memutuskan untuk menunda masa panen semangka dan melon.
Upaya ini dilakukan dengan harapan, ada perbaikan harga jual, minimal Rp5.000 per kg, baik untuk semangka maupun melon.
Padahal keputusan petani menunda masa panen, juga tidak bisa bertahan lama, sebab tanaman semangka atau melon, akan terus mengering jika sudah waktunya dipanen.
Lebih lanjut, dia mengatakan, hitungan biaya perawatan dari tanam hingga panen, sedikitnya membutuhkan biaya hingga Rp3.500 untuk semangka, dan Rp4.500 untuk melon. Jika harga masih di bawah operasional, dipastikan petani akan rugi.
Dia menyebut, harga melon dan semangka dilaporkan anjlok mulai pertengahan Mei hingga saat ini.
<<<< Ulil
(1.375 views)