Perjuangan Nenek Mu’yatur Rohmah, Disabilitas Daksa Asal Jember Yang Berangkat Haji Di Tahun 2025

Kawan KISS FM,

Perjalanan hidup Mu’yatur Rohmah Mustofa, seorang nenek berusia 77 tahun asal Desa Suko, Kecamatan Umbulsari, benar-benar menginspirasi. Meski terlahir tanpa kedua kaki, semangatnya untuk menunaikan ibadah haji tak pernah padam.

Menurut salah satu kerabatnya, Haji Muhammad Zuhri, nenek yang akrab disapa Bu Mu’aya ini mengalami disabilitas daksa sejak lahir. Namun keterbatasan fisik itu tak membuatnya menyerah. Sebagai seorang guru ngaji, ia tekun menabung selama bertahun-tahun, hingga akhirnya mendaftar haji pada tahun 2012 dan mendapatkan porsi keberangkatan.

Yang luar biasa, meski menggunakan kursi roda, Bu Mu’aya tetap aktif mengikuti semua tahapan seperti jemaah lainnya. Ia bahkan sempat mengantar kerabatnya saat mendaftar, serta rajin mengikuti manasik mulai dari tingkat KUA, hingga pelatihan massal di Kabupaten Jember.

Semangatnya juga dirasakan oleh Kyai Saman, tetangga sekaligus sahabatnya. Ia bercerita bahwa Bu Mu’aya sebelumnya juga sudah menunaikan umrah, sebagai pelipur rindu sebelum akhirnya bisa berangkat haji. Tahun ini, ia bergabung dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al-Multazam dan tergabung dalam kloter 32.

Kisah inspiratif Bu Mu’aya pun mendapat perhatian dari berbagai pihak. Anggota Komisi D DPRD Jember, Mufid, menyampaikan apresiasinya atas semangat nenek yang luar biasa ini. Ia berharap para petugas haji memberikan perhatian lebih kepada jemaah berkebutuhan khusus, dengan layanan tanpa diskriminasi dan akses memadai, baik saat di Madinah, Mekkah, hingga saat kembali ke Jember.

Hal senada disampaikan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jember, Nur Sholeh. Ia membenarkan bahwa Bu Mu’aya terdaftar sebagai jemaah haji disabilitas dan berkomitmen memastikan pelayanan terbaik untuknya, dengan koordinasi khusus bersama petugas di lapangan.

<<< Fit

(465 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.