
Kawan KISS FM,
Bupati Jember, Muhammad Fawait, memastikan perkembangan pembangunan perumahan di Kabupaten Jember tidak mempengaruhi stok pangan di Kabupaten Jember. Kendati demikian, Pemkab telah mencanangkan membuka lahan pertanian baru sebagai pengganti lahan pertanian yang kini telah menjadi perumahan.
Demikian disampaikan Fawait dalam sebuah dialog yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember pada Kamis, 22 Mei 2025.
Fawait mengatakan tidak sepakat terhadap argumentasi yang membenturkan program 3 juta rumah dengan ketersediaan stok pangan. Sebab, dua program tersebut sama-sama kebutuhan dasar masyarakat.
Karena itu, Pemkab Jember akan mengupayakan pembangunan perumahan tanpa mengganggu stok pangan di Kabupaten Jember. Selain program optimalisasi 6.000 lahan, Pemkab Jember juga berencana membuka lahan pertanian baru di area perkebunan.
Sehingga, setiap ada alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan akan diikuti pembukaan lahan pertanian baru minimal seluas lahan yang dijadikan perumahan.
Selain itu, Pemkab Jember juga akan intens melakukan penelitian terhadap lahan yang ada di Jember, khususnya di kawasan kota. Lahan yang dinyatakan tidak bisa menjadi lahan pertanian produktif akan dipertimbangkan menjadi perumahan.
(523 views)