Minim Kompetensi, Disnaker Jember Sebut Banyak Lowongan Kerja Yang Sulit Menyerap Tenaga Muda

Kepala Disnaker Jember Suprihandoko

Kawan Kiss FM,

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember menyebut seringkali menerima keluhan dari perusahaan ketika membuka rekrutmen karyawan baru. Kondisi ini terjadi karena masih minimnya kompetensi pelamar kerja yang sesuai kebutuhan perusahaan.

Kepala Disnaker Jember Suprihandoko mengatakan, perusahaan memang seringkali merekrut tenaga kerja dengan syarat batasan usia maksimal 25, 30 tahun. Kendati demikian, masih banyak generasi muda yang belum memiliki kompetensi yang mumpuni. Padahal, setiap hari bisa dipastikan ada lowongan kerja yang dibuka.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jember menunjukkan bahwa hingga 2024, angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 3.23 persen atau sekitar 49.420 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 7.24 persen dari jumlah itu adalah lulusan perguruan tinggi.

Namun kini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang melarang diskriminasi usia dalam proses rekrutmen. Surat edaran nomor 560 itu ditandatangani pada 2 Mei 2025 dan sudah dikirimkan ke seluruh pimpinan perusahaan di Jawa Timur.

Dengan adanya kebijakan tersebut, Suprihandoko menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja muda. Tanpa batasan usia, persaingan akan semakin terbuka, dan mereka harus benar-benar siap bersaing secara profesional di pasar kerja.

<<<Ulil

(604 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.