
Kawan KISS FM,
Badan Pusat Statistik (BPS) Jember merilis sejumlah komoditas yang menjadi penyumbang inflasi terbesar pada bulan April 2025. Inflasi bulanan di Jember pada bulan ini sebesar 0,49 persen.
Sepanjang April, permintaan komoditas kelapa mengalami peningkatan signifikan sehingga meningkatkan nilai jual. Kelapa masuk dalam kelompok inflasi nomor urut 5, sebesar 48,06 persen dengan andil 0,03 persen.
Selain itu, pada bulan April, BPS juga mencatat meningkatnya gaya hidup masyarakat. Emas menjadi salah satu produk yang dicari dan menyumbangkan inflasi sebesar 14,35 persen dengan andil 0,21 persen.
Kepala BPS Jember, Tri Erwandi mengatakan, pada momentum bulan suci Ramadan menghadapi Lebaran Idulfitri, daya beli kendaraan roda empat juga mengalami peningkatan. Komoditas mobil menyumbangkan inflasi sebesar 1,01 persen dengan andil 0,03 persen.
Kendati demikian, BPS mencatat komoditas utama yang menyumbang inflasi tertinggi di Jember yakni tarif listrik sebesar 29,92 persen dengan andil 0,91 persen. Diskon tarif listrik 50 persen yang sempat diberikan pemerintah selama Januari dan Februari 2025, ternyata masih berdampak pada manajemen pendapatan dan pengeluaran masyarakat.
Lebih lanjut, berdasarkan catatan BPS, inflasi bulanan di Jember pada April terendah kedua di Jawa Timur setelah Gresik. Inflasi 0,49 persen ternyata juga masih rendah bila dibandingkan dengan tingkat Jawa Timur sebesar 0,93 persen dan tingkat nasional 1,17 persen.
(662 views)