Dua Bulan Merantau Jadi Tukang Ojek di Papua, Warga Mumbulsari Tewas Dibunuh Orang Tak Dikenal


Kawan KISS FM
Wahyudi, warga Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Jember, tewas mengenaskan di Pelabuhan Aikai, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat, 21 Februari 2025. Diketahui, Wahyudi merantau ke Papua menjadi tukang ojek sejak dua bulan lalu.

Kepala Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Jember, Taufik Hidayat, mengatakan dua orang anak dari korban menangis histeris pasca menerima informasi kematian korban yang tidak lazim. Pihak keluarga yang berada di Desa Suco menginginkan jenazah korban dimakamkan di Jember.

Atas permintaan tersebut, pihaknya mencoba berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan relawan Komunitas Info Warga Jember (IWJ) Koordinator Wilayah Papua. Berdasarkan informasi yang diperoleh, proses pemulangan jenazah korban membutuhkan biaya 60 juta rupiah.

Pihak keluarga korban tak berdaya setelah mengetahui informasi tentang biaya tersebut. Sebab, mereka termasuk masyarakat dengan ekonomi yang tidak mampu.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jember, Akhmad Helmi Luqman, mengatakan pihaknya telah berupaya membantu memulangkan jenazah korban ke Jember. Dinas Sosial berkoordinasi dengan Dinas Sosial Jawa Timur agar bisa dikomunikasikan dengan Dinas Sosial setempat, namun tetap kesulitan.

Hingga akhirnya Dinas Sosial bisa berkomunikasi dengan Yoyok, adik ipar korban. Dengan biaya yang cukup besar itu, Yoyok akhirnya memberikan pemahaman kepada keluarga yang ada di Desa Suco. Pihak keluarga akhirnya menyepakati jenazah korban dimakamkan di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.

Helmi menilai besarnya biaya pemulangan jenazah sebesar 60 juta rupiah termasuk wajar. Sebab, jarak dari lokasi ke Kota Jayapura mencapai ratusan kilometer. Selain ongkos pesawat juga ada biaya peti dan formalin.

(547 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.