
Kawan KISS FM
Menjelang masa angkutan Lebaran tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Jember berupaya meningkatkan kesiapan infrastruktur dan keselamatan perjalanan kereta api, terutama di titik-titik perlintasan sebidang.
Cahyo Widiantoro, Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember, menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait pemenuhan dan peremajaan rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang.
Sejak memasuki tahun 2025, KAI Daop 9 Jember telah melakukan pemasangan pita penggaduh atau speed trap di JPL 137 km 189 antara Rambipuji-Mangli untuk memperlambat laju kendaraan sebelum melintasi jalur kereta api. Nantinya juga akan menyusul di perlintasan-perlintasan lain.
KAI juga melakukan normalisasi dengan penyempitan dan penutupan perlintasan sebidang di tiga titik, antara lain di km 16 antara Argopuro-Ketapang, kemudian antara Grati-Bayeman, dan penyempitan perlintasan antara Kalibaru-Glenmore.
Selain itu, dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, dari Januari hingga Februari 2025, KAI Daop 9 Jember telah melakukan sosialisasi sebanyak 10 kali di berbagai perlintasan, jalur KA, dan di sekolah-sekolah guna memberikan edukasi keselamatan sejak dini kepada para pelajar.
Kendati demikian, pada Januari hingga Februari 2025, Daop 9 Jember mencatat masih terjadi tujuh insiden kecelakaan di perlintasan sebidang, yang mengakibatkan dua korban jiwa dan lima orang mengalami luka-luka. Hal ini menunjukkan perlunya perhatian serius dan kepedulian dari semua pihak untuk turut mengambil langkah-langkah keselamatan.
<<< Ulil
(553 views)