113 Rumah Terdampak Banjir Bandang di Bondowoso, Upaya Pemulihan Terus Dilakukan

Kawan KISS FM

Bencana banjir bandang yang menerjang Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Bondowoso pada 4 Februari 2025 lalu menyisakan lumpur dan tumpukan kayu ranting yang berserakan. BPBD Bondowoso mencatat sedikitnya 113 rumah warga rusak diterjang banjir dan dua ekor sapi hanyut terbawa arus.

Dari jumlah rumah terdampak, 16 rumah rusak berat dan tiga di antaranya hanyut terseret banjir. Banjir juga mengakibatkan 50 hektare areal persawahan terendam, kemudian menghancurkan empat dam, satu jembatan, dan menyebabkan jalan ambles.

Kini, TNI dan Polri terus melakukan kerja bakti sosial di Desa Wonoboyo untuk penanganan pascabencana.

Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono, Kasi Humas Polres Bondowoso, Ipda Bobby Dwi Siswanto, pada Jumat, 7 Februari mengatakan puluhan personel gabungan pun terus disiagakan. Mulai dari satu peleton Kodim 0822 Bondowoso, satu peleton personel Polres Bondowoso, 50 personel BPBD, 30 personel Tagana, 30 personel Satpol PP, dan sejumlah relawan.

Selain melakukan pembersihan rumah warga yang terendam lumpur, petugas juga telah selesai membuat bronjong penangkis banjir sepanjang 14 meter dan tinggi 2,5 meter.

Dia mengatakan hambatan dalam pelaksanaan kerja bakti ini adalah rusaknya Jembatan Curah Apek. Kondisi tersebut membuat kendaraan roda empat tidak bisa melintas, sehingga bantuan sosial maupun kendaraan pengangkut alat kebersihan belum bisa ke lokasi bencana alam.

Di sisi lain, akses komunikasi juga terganggu akibat jaringan listrik terganggu dan akses Wi-Fi terputus. Bobby melanjutkan, akses jalan Desa Wonoboyo, tepatnya setelah gapura, juga ambles atau rusak sehingga sangat rawan dilewati.

Dikhawatirkan sewaktu-waktu terjadi ambles susulan sehingga memperparah kondisi di lokasi.

BPBD sudah menyiapkan beberapa posko siaga bencana, di antaranya Posko 1 yang terletak di rumah Kades Wonoboyo, Tubaini, dan Posko 2 di rumah Imas yang melayani kesehatan gratis oleh Puskesmas Klabang. Kemudian, Posko 3 menjadi dapur umum oleh BPBD Bondowoso.

Pendirian dapur umum juga dilakukan oleh relawan “Makelar Akhirat” berupa nasi bungkus bagi warga masyarakat yang terdampak untuk kebutuhan makanan dan minuman. Sejumlah bantuan juga telah tersalurkan seperti paket sembako, selimut, matras, perlengkapan kebersihan, terpal, makanan siap saji, dan makanan tambahan gizi.

(535 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.