
Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI) menyoroti semakin berkurangnya lahan produktif pertanian di Indonesia, mencapai 40-50 hektar per tahun. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, regenerasi petani juga semakin rendah. Bahkan, petani dengan usia 40 tahun ke atas mencapai 70 persen.
Ketua APPI, Jumantoro, mengatakan menyambut Hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober 2024, pihaknya menyoroti sejumlah masalah ketahanan pangan di Indonesia. Tingginya biaya menanam tidak disertai dengan jaminan harga yang menguntungkan.
Menurutnya, pemerintah harus melakukan evaluasi menyeluruh pada sektor pertanian dari hulu ke hilir jika ingin mencapai kedaulatan pangan. Sebab, sejauh ini Indonesia masih bergantung pada impor. Apalagi, lahan pertanian di Indonesia menurut BPS sudah berkurang hingga 50 hektar per tahun.
Sementara di Jember sendiri, data dari Dinas TPHP Jember mencatat luas lahan pertanian sawah hingga tahun ini masih 86.685 hektar. Kemudian luas tegal atau ladang mencapai 43.782 hektar, dan perkebunan mencapai 34.590 hektar.
Ulil
(666 views)