
Kawan KISS FM
Wakil Bupati Jember nonaktif, KH Balya Firjaun Barlaman, menyatakan akan mempercepat penyaluran hibah dan bansos, salah satunya insentif guru ngaji yang saat ini tersendat. Penuntasan akan dia lakukan jika masa cutinya telah tuntas pada 24 November 2024 nanti.
Dia mengatakan, sejak awal pencarian bansos, pihaknya mengaku ingin mencairkan insentif guru ngaji sebelum Hari Raya Idul Fitri. Namun, saat hendak dicairkan, muncul persoalan, mulai dari ada potongan hingga rekening penerima yang nonaktif karena lama tak diisi saldo.
Karena itu, Pemkab Jember kemudian mencarikan solusi dengan bekerja sama dengan Bank Jatim. Pemkab Jember berharap Bank Jatim meniadakan uang admin dan sisa saldo bisa nol rupiah agar insentif diterima utuh oleh para guru ngaji.
Setelah sebagian siap dicairkan, ternyata terkendala karena ada pembekuan program berbasis kemasyarakatan. Atas persoalan tersebut, Gus Firjaun berjanji akan mempercepat pencairan pasca cuti, pada tanggal 24 November 2024 mendatang.
Setidaknya, Pemkab Jember nanti memiliki waktu tiga pekan untuk menuntaskan seluruh program yang telah direncanakan dalam APBD. Sebab, seluruh program harus selesai paling lambat tanggal 18 Desember 2024.
(444 views)