
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jember mencatat pembayaran klaim layanan selama periode Januari sampai 1 September 2024 mencapai Rp743,6 miliar. Jumlah pembayaran tersebut berasal dari 840.373 kasus yang tersebar di wilayah kerja Jember, meliputi Kabupaten Jember, Lumajang, dan Bondowoso.
Menurut Kabid SDM, Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Jember, Fuad Manar, setiap kabupaten yang menjadi wilayahnya memiliki jumlah fasilitas kesehatan yang beragam.
BPJS Kesehatan Jember mencatat hingga tahun 2024, jumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di Kabupaten Jember mencapai 141 unit, Lumajang sebanyak 66 unit, dan Bondowoso sebanyak 52 unit. Sedangkan apotek Program Rujuk Balik (PRB) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di Kabupaten Jember sebanyak 4 apotek, Bondowoso sebanyak 2 apotek, dan Lumajang sebanyak 3 apotek.
Sementara jumlah fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) di Kabupaten Jember sebanyak 14, Lumajang sebanyak 8, dan Bondowoso sebanyak 3. Sedangkan untuk layanan optik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di Kabupaten Jember tercatat 10 optik, Lumajang 6, dan Bondowoso 5.
Dia mengatakan, total capaian BPJS sampai 1 September 2024 sebanyak 94,84 persen dari target sebanyak 4.014.239 pelanggan. Semua klaim sudah dibayarkan, sehingga BPJS Kesehatan Jember sudah lunas.
(801 views)