
Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional (Hartanas), Bapanas bersama Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI) membagikan 50 paket sembako kepada buruh tani yang ada di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember, pada Selasa, 24 September 2024.
Dalam momentum Hartanas tersebut, Ketua APPI, Jumantoro, menyampaikan sejumlah keluhan petani yang ingin disampaikan kepada pemerintah. Pertama, petani mengeluhkan tingginya biaya produksi dan tidak adanya jaminan harga komoditas pertanian. Bahkan, dia menilai pemerintah seringkali menjadikan petani sebagai uji coba kebijakan, sementara hingga saat ini akses untuk memperoleh pupuk subsidi juga masih sulit.
Kedua, pihaknya juga berharap pemerintah mengembalikan alokasi pupuk subsidi untuk 70 komoditi pertanian. Seperti diketahui, saat ini pemerintah hanya membatasi subsidi pupuk hanya untuk 9 komoditi pertanian, seperti padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, dan kakao.
Sementara Jember yang menjadi sentra penghasil tembakau rakyat, belum bisa mengakses pupuk subsidi tersebut.
Lebih lanjut, dia mengatakan, berdasarkan informasi dari Pupuk Indonesia, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember di gudang penyangga, kios, dan distributor, untuk urea mencapai 3.520,67 ton dan NPK subsidi 3.928,82 ton.
Dari jumlah tersebut, pupuk subsidi yang telah disalurkan ke petani Jember, untuk urea baru terserap 56 persen dan NPK 48 persen.
(607 views)