
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, bersama relawan dan unsur TNI-Polri serta Satpolairud Puger, telah menguburkan ikan hiu tutul yang mati terdampar di Pantai Puger.
Ikan hiu dengan panjang 7 meter dan diperkirakan mencapai berat sekitar 10 ton ini dikuburkan tak jauh dari lokasi pada Senin, 23 September 2024, pagi.
Kepala BPBD Jember, Widodo Julianto, kepada Prosulina mengatakan pihaknya menerima informasi penemuan ikan hiu terdampar yang masih hidup pada Minggu pagi, 22 September 2024.
Namun pada sore harinya, ikan hiu tersebut dilaporkan sudah mati.
Karena ukuran ikan cukup besar, pihaknya meminta Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Jember untuk menyediakan alat berat. Dengan bantuan alat berat tersebut, penguburan sudah dilakukan pada Senin pagi tadi.
Menurutnya, penguburan segera dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyakit serta aroma yang kurang sedap.
Sebelumnya, sejumlah warga Puger digegerkan dengan penemuan seekor hiu tutul yang terdampar di Pantai Puger sejak Sabtu pukul 5 sore, 21 September 2024.
Hiu tutul dengan panjang sekitar 7 meter dan bobot 10 ton itu ditemukan pertama kali oleh para nelayan yang akan berangkat melaut.
Saat ditemukan, kondisi ikan masih hidup, namun tampak lemas. Sejumlah relawan sempat berupaya mengevakuasi ikan hiu tutul agar bisa kembali ke lautan, namun gagal dilakukan akibat ombak yang cukup besar. Ikan akhirnya tetap kembali terdampar.
(739 views)