
Sebanyak 22 pesilat PSHT yang diduga terlibat pengeroyokan terhadap anggota Polsek Kaliwates, kini telah dibawa ke Polda Jatim. Pemindahan para terduga pelaku dilakukan dengan alasan keamanan.
Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengatakan bahwa kasus pengeroyokan terhadap Aipda Parmanto Indrajaya sudah menjadi perbincangan dan perhatian publik. Sehingga sebagian masyarakat resah, karena seorang polisi saja dikeroyok, apalagi masyarakat sipil.
Selain itu, polisi juga perlu mengantisipasi adanya aksi saling balas yang berujung penyerangan terhadap kantor kepolisian. Dengan alasan itu, Polres Jember kemudian menyerahkan 22 anggota untuk dipindah ke Polda Jatim. Seluruh proses penyelidikan dan penyidikan terhadap 22 terduga pelaku itu dilaksanakan di Polda Jatim.
Lebih jauh Bayu menjelaskan, sampai saat ini belum ada penambahan jumlah terduga pelaku. Kendati demikian, Bayu memastikan akan menangkap seluruh yang terlibat dan pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya pengeroyokan terhadap anggota polisi itu.
Rusdi
(760 views)