
Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut kasus tuberkulosis atau TBC di Kabupaten Jember tahun 2023 menempati angka tertinggi ketiga di Jawa Timur. Tercatat kasus TBC tahun 2023 di Jember mencapai 5.967 kasus.
Kendati demikian, upaya penanganan oleh Dinas Kesehatan Jember sampai saat ini belum bisa maksimal, karena penderita enggan melapor. Padahal, penderita TBC dipastikan mendapatkan pengobatan gratis.
Hendy mengatakan, setiap Senin, ia mengikuti agenda rapat rutin bersama Kemendagri dan Menteri PMK. Pada Senin, 10 Juni 2024 lalu, topik yang dibahas terkait penyakit TBC. Hal itu dibahas karena kasus TBC di Indonesia saat ini cukup tinggi dan diikuti angka kematian yang juga tinggi.
Khusus di Kabupaten Jember, pada tahun 2023, Dinas Kesehatan telah memetakan kecamatan yang memiliki kasus TBC cukup tinggi, di antaranya Rambipuji, Panti, Bangsalsari, Tanggul, Gumukmas, Ajung, Wuluhan, dan Mumbulsari.
Hendy meyakini, sampai saat ini masih ada masyarakat penderita TBC yang belum terdata di Dinas Kesehatan. Mirisnya, sebagian justru berinteraksi dengan warga lain. Padahal, penyebaran TBC cukup mudah.
Atas kondisi itu, agar TBC tidak menimbulkan korban di Jember, Hendy meminta Dinas Kesehatan Jember mengupayakan deteksi dini penderita TBC. Semakin banyak penderita yang melapor atau terdeteksi, maka semakin baik.
<<<<Rusdi
(694 views)