
Proses pencermatan dan rekapitulasi ulang Hasil Suara Partai Demokrat dan Partai Nasdem di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember di warnai Protes, Rabu sore 19 Juni 2024.
Bahkan Partai Demokrat, selaku pemohon memilih walk out dari forum. Sebagai bentuk protes karena menilai ada ketidak-sesuaian data yang disandingkan.
Ketua DPC Demokrat Kabupaten Jember, Tri Sandi Apriana mengaku harus walk out dan tidak melanjutkan proses pencermatan dan rekapitulasi ulang, sebagaimana putusan MK, karena ada beberapa temuan.
Dia menyebut ada sejumlah kejanggalan. Pertama adanya segel form C plano yang sudah rusak, kemudian juga adanya tanda tangan di C plano yang tidak sama termasuk juga barcodenya.
Selain itu Sandi menduga C Plano yang disandingkan sudah tidak asli lagi. Dia juga mengaku sudah menyandingkan C hasil Plano miliknya, dengan Parpol lain hasilnya sama, cuma berbeda dengan milik Partai Nasdem. Tim Tri Sandi pun memutuskan Walk Out.
Dia juga menilai KPU tetap melanjutkan proses rekapitulasi tanpa saksi dari pemohon di MK. Karena itu, Sandi akan menempuh upaya hukum, melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian.
Sementara Ketua KPU Kabupaten Jember, Dessi Anggraeni menegaskan tetap melanjutkan proses rekapitulasi ulang, meski pemohon walk out. Sebab, pihaknya berpegang teguh pada putusan MK, yakni menyandingkan Form C hasil Plano dan Form D Hasil Plano. Apalagi tidak ada klausul dalam amar putusan MK, menyandingkan Form C hasil salinan, milik saksi pemohon.
Dia menjelaskan dari hasil rekap ulang tersebut, hanya ada pengurangan 2 suara dari Partai Nasdem.
Sementara Caleg Partai Nasdem, David Handoko Seto, langsung melakukan sujud di jalan raya depan Kantor KPU Jember, karena bisa mempertahankan perolehan 1 kursi di Dapil 1.
Menurut David, hasil penyandingan dan rekapitulasi data sudah berjalan dengan baik atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 118 untuk DPRD Jember Dapil 1. Bahkan rekap ulang ini, lanjut David, adalah bentuk keseriusan dari penyelenggara Pemilu dalam menjalankan amar putusan dari MK tersebut.
HAFIT
(743 views)