Ratusan Orang di Jember Terpapar Flu Singapura, Paling Banyak Dialami Anak-Anak

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Rita Wahyuningsih 

Dinas Kesehatan Kabupaten Jember mencatat, kasus penularan flu Singapura mengalami peningkatan sejak 3 minggu terakhir. Hingga saat ini Rabu 29 Mei, jumlah penularan flu Singapura mencapai 251 kasus. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dr. Rita Wahyuningsih mengatakan rata-rata pasien yang terpapar virus tersebut merupakan balita usia 1 hingga 5 tahun.
 
Rita mengatakan, virus ini diakibatkan dari kondisi kebersihan lingkungan yang kurang terjaga. Penyakit ini menyerang rongga mulut seperti sariawan dan bintik merah pada tangan dan kaki. Bintik merah tersebut mengandung air yang bisa menular ke anak yang lainnya.
 
Lebih lanjut dia menjelaskan kasus flu Singapura di Jember ini sebenarnya sudah cukup lama, bahkan sudah ada sejak tahun 2023 lalu. Hanya saja pada pekan ketiga terakhir dilaporkan terjadi lonjakan kasus penularan.
 
Meski sudah ada ratusan kasus penularan flu Singapura, namun tidak ada laporan pasien sampai meninggal. Sebab penyakit ini tergolong bisa diobati dengan perawatan yang tepat dan segera mengetahui tanda-tandanya sejak dini. Untuk itu masyarakat tidak perlu resah.
 
Untuk mencegah penularan flu Singapura pihaknya mengimbau agar masyarakat, khususnya para orang tua lebih menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
 
<<<<ulil

(1.019 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.