Selamatkan Sopir dari Aksi Begal di Papua, Tukang Ojek asal Desa Wonoasri Tempurejo Tewas

Suryono (63) tukang ojek asal Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo yang tewas dalam insiden pembegalan di Papua rencananya akan dipulangkan hari ini, Senin 22 April 2024. Suryono diduga menjadi korban dari aksi pembegalan dan diduga dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
        
Menurut Kepala Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo, Mesran, korban meninggal dunia diduga karena benturan benda tumpul di kepalanya saat mencoba menolong sopir taksi yang diduga dibegal KKB.
        
Ia menerima informasi itu dari pihak keluarga yang tadi malam mendatangi rumahnya, untuk mengurusi proses pemulangan korban. Dari hasil koordinasi dengan sejumlah pihak di Papua, jenazah almarhum Suryono akan diterbangkan ke Jember hari ini.
        
Menurutnya jenazah yang bersangkutan diperkirakan tiba di Bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 7 malam.
      
Mesran juga menjelaskan nasib nahas menimpa Suryono bermula saat dia menolong sopir taksi, yang menjadi korban aksi pembegalan. Suryono yang sudah lama bekerja sebagai tukang ojek di Papua ini secara kebetulan bertemu sopir taksi, yang dibegal di kawasan jalan sepi.
 
Sopir taksi dipaksa keluar dari mobil dengan cara ditendang, sehingga sopir terjatuh dari mobil. Saat itu sopir berteriak minta tolong dari tempat sepi. Karena itu Suryono menolong korban dengan dibonceng menggunakan sepeda motornya. Tiba-tiba korban Suryono terkena lemparan atau dipukul dengan batu dari arah belakang. Saat korban terjatuh, sepeda motor yang dikendarai korban juga dibawa kabur.

<<<< hafit
 

(1.189 views)