
Jelang mudik Lebaran 2024, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mulai melakukan pemantauan di kawasan jalan nasional Gumitir, Desa Sidomulyo Kecamatan Silo.
Bahkan BPBD juga mendirikan pos pantau di 4 titik di sepanjang desa garahan hingga kawasan Gunung Gumitir, perbatasan Jember – Banyuwangi. Pemantauan tersebut melibatkan para relawan BPBD serta Polri dan TNI.
Menurut Kepala BPBD Jember, Widodo Julianto, banyaknya pos disiapkan karena kawasan tersebut paling rawan bencana longsor dan pohon tumbang, jika terjadi hujan dan angin kencang.
Kegiatan pemantauan ini sudah dimulai sejak Jumat kemarin 29 Maret dan untuk selanjutnya akan disiagakan.
Setiap harinya ada lima orang yang bertugas memantau kondisi cuaca dan jalur.
Selain itu juga menyiapkan sarana dan prasarana atau peralatan penanganan bencana bagi petugas di lapangan. Petugas BPBD Jember dibantu para relawan, akan melakukan pemantauan selama 24 jam, selama musim mudik dan balik Lebaran 2024.
Hal ini untuk mengantisipasi dan melakukan penanganan secara cepat, jika terjadi situasi darurat di kawasan tersebut.
Widodo menambahkan, selama ini kawasan Gunung Gumitir menjadi daerah paling rawan terjadi longsor dan pohon tumbang. Selain itu dikawasan tersebut tidak ada jalan alternatif pengalihan arus.
Jika terjadi bencana longsor atau pohon tumbang, bisa dipastikan jalan macet total. Selain itu juga kondisi jalan yang berkelok-kelok dan naik turun serta di sisi kanan kiri jurang, juga menjadi pemicu kerawanan.
<<<< hafit
(1.063 views)