Menghadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi, BPBD Jember Siapkan Sejumlah Langkah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa per 11 Desember 2023 telah mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi untuk kabupaten dan kota.
 
Menanggapi hal tersebut, BPBD Jember menyebut, pihaknya telah berkoordinasi agar Pemkab Jember segera mengeluarkan SK status siaga darurat bencana hidrometeorologi yang diprediksi berlangsung di bulan Desember hingga Februari 2023.
 
Kepala BPBD Jember, Widodo Julianto mengatakan, secara teknis Pemkab Jember akan memantau saluran-saluran air yang rawan tersumbat. Kemudian melanjutkan upaya perempesan pohon.

Pihaknya juga meminta agar peserta pemilu tidak memasang baliho sembarangan, seperti di pohon atau kawasan pinggir jalan dengan posisi tidak kuat. Sebab, baliho yang terpasang sembarangan berpotensi roboh terhempas angin, dan mengenai pengguna jalan.
 
Lebih lanjut, Pemkab Jember juga diminta untuk menyiapkan posko kesiapan siagaan bencana. Selanjutnya melakukan upaya reboisasi di sejumlah titik hulu untuk penguatan kawasan rawan longsor dan banjir bandang. Dia menyebut, upaya reboisasi serentak akan dilakukan pada tanggal 16 Desember 2023.
 
Masyarakat juga diminta untuk turut serta mencegah terjadinya bencana, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan di saluran air dan memantau potensi pohon tumbang, agar segera dilaporkan.
 
<<<ulil
 

(623 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.