Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi, BPBD Jember Minta Pemerintah Desa Dukung Destana

Hingga tahun 2023, sebanyak 114 desa di Kabupaten Jember sudah terbentuk relawan Desa Tangguh Bencana atau Destana. Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan el-nino saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember berharap setiap desa bisa lebih tangguh menghadapi potensi bencana.
 
Kepala BPBD Jember Widodo Julianto mengatakan, mulanya Destana merupakan program dari BNPB. Namun kini sesuai aturan, Destana sudah bisa dibentuk oleh pemerintah desa atau kelompok secara mandiri. Destana juga berhak mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah desa.
 
Widodo melanjutkan, personel BPBD Jember sangat terbatas untuk mengatasi berbagai persoalan bencana. Untuk itu, pihaknya juga bersinergi dengan berbagai komunitas kebencanaan, agar masyarakat tidak terlalu bergantung Kepada BPBD.
 
Hingga kini, kata Widodo, sudah terdapat 56 komunitas kebencanaan dengan jumlah anggota sekitar 700 orang. Ridak hanya itu, BPBD Jember juga dibantu oleh relawan kebencanaan dari instansi terkait seperti dinas sosial yang memiliki tagana. Kemudian tim sar dari pemerintah dan relawan serta unsur TNI dan Polri.
 
<<<ulil

(525 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.