Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengeluarkan surat keputusan nomor 188 tahun 2023, tentang besaran alokasi pupuk subsidi di wilayahnya. Dalam keputusan tersebut, Jember mendapat alokasi pupuk urea subsidi sebesar 37 ribu ton dan pupuk NPK 24.257.
Keputusan tersebut sudah dikeluarkan Khofifah sejak Jumat 22 Desember 2023.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Petani Pangan Jatim, Jumantoro mengatakan, pada tahun 2023 ini Jember masih mendapatkan pupuk urea sebanyak 66 ribu ton dan NPK 38.200 ton. Untuk itu, dia menyayangkan turunnya jatah pupuk subsidi yang didapatkan Jember di tahun 2024 justru turun hingga 50 persen.
Sebelumnya, melalui surat Keputusan Menteri Pertanian tentang penetapan alokasi dan Harga Eceran Tertinggi pupuk bersubsidi no 744 yang dikeluarkan Rabu 20 Desember 2023, disebutkan alokasi pupuk di Jatim untuk tahun 2024 mencapai 574.347 ton untuk urea, kemudian NPK mencapai 389.357 ton.
Sementara itu, berdasarkan catatan Asosiasi Petani Pangan Indonesia Jatim, kebutuhan pupuk ideal di wilayahnya mencapai 1,2 juta ton urea dan 1,3 juta ton jenis NPK.
Menurutnya, kabar sedikitnya alokasi pupuk subsidi di Jember menjadi kado yang menyakitkan untuk petani memasuki tahun 2024. Dia khawatir, sedikitnya alokasi pupuk subsidi akan membuat distribusi pupuk di tingkat kios atau kelompok tani akan rawan terjadi komplain.
Dia berharap agar pemerintah mencabut pPermentan nomor 10 tahun 2022 dan mencari solusi yang berpihak kepada petani.
<<<<ulil
