Sering Terjadi Gesekan, Driver Online di Jember Minta Ada Mediasi Dengan Ojek Pangkalan

Pengemudi transportasi online yang tergabung dalam Forum Komunikasi Online Jember Bersatu (FKOJB) menuntut pemerintah mau menyediakan ruang mediasi dengan ojek pangkalan (konvensional).

Tuntutan ini disampaikan para driver online ketika melakukan aksi gabungan di depan Kantor Pemkab Jember, 31 Oktober 2023 kemarin.

Pembina FKOJB, Charis Sakti Fitriadi mengatakan kasus gesekan dengan ojek konvensional sudah sering terjadi. Untuk itu dia meminta agar Pemkab Jember mau melihat kondisi tersebut dengan membuat peraturan yang tegas.

Menurutnya, kesepakatan yang selama ini berlaku yakni penumpang yang turun dari terminal atau stasiun, harus berjalan kaki sejauh 300-500 meter. Jarak tersebut dinilai terlalu memberatkan para penumpang.

Belum lagi bila para penumpang tersebut sebagian ada yang dalam kondisi hamil, membawa anak hingga lansia.

Sementara itu, pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar audiensi bersama dengan perwakilan jajaran FKJOB Jember, Rabu 1 November 2023.

Asisten Pembangunan dan Perekonomian Jember Jupriono menerangkan, dalam pertemuan tersebut telah disepakati membentuk forum komunikasi antara Pemkab Jember, Polres Jember, Dishub Provinsi Jatim, dan rekan-rekan FKJOB Jember.

Pihaknya bakal berkoordinasi dengan Polres Jember guna membahas terkait dengan simpul-simpul transportasi. Dengan begitu, terjadi keseimbangan antara para ojol maupun ojek konvensional.

<<<ulil

(565 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.