
Iptu Dwi Sugiyanto, Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Satreskrim Polres Jember
Menyusul 6 korban asal Balung dan Jenggawah, 3 jemaah umroh asal Kecamatan Mayang, akan lapor ke Mapolres Jember, Jumat 3 November 2023 besok. Ketiganya adalah Muhammad Eko Gunoanto bersama Istri Nur Indah Sari, dan Supani neneknya.
Kepada KISS FM, Eko menjelaskan insiden jemaah terlantar, terjadi saat jemaah, bergeser dari Mekah ke Madinah Al Munawwarah.
Selain itu, Eko bersama istrinya, Nur Indah Sari dan neneknya, Supani, harus beli tiket sendiri, untuk bisa pulang ke tanah air. Karena itu, ia menuntut keadilan dan akan melaporkan kasus itu, Jumat besok pagi.
Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Satreskrim Polres Jember, Iptu Dwi Sugiyanto saat dikonfirmasi mempersilahkan masyarakat, yang merasa menjadi korban travel umroh untuk melapor ke polisi.
Untuk sementara, hingga Rabu kemarin 1 November 2023, sudah ada 6 orang , yang mengaku sebagai korban telah melapor. Untuk selanjutnya pihaknya akan menindaklanjuti dengan penyelidikan, dengan memeriksa saksi-saksi.
Sebelumnya, viral puluhan jemaah umroh asal Kabupaten Jember, terlantar di Arab Saudi. Mereka mengaku sehari hanya makan sekali, bahkan pulang harus membeli tiket sendiri. Padahal mereka sudah membayar sesuai harga bisnis Rp35,9 juta per orang.
<<<<hafit
(534 views)