Cegah Korban Pinjol dan Investasi Bodong, OJK Jember Tingkatkan Literasi bagi Penyandang Disabilitas

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember memberikan perhatian khusus bagi para penyandang disabilitas. OJK Jember meningkatkan literasi keuangan mereka agar terhindar pinjaman online dan investasi ilegal, Selasa petang kemarin.
 
Kepala OJK Jember Hardi Rofiq Nasution mengatakan, kreativitas penyandang disabilitas dalam bidang usaha di Jember cukup baik. Namun, sejauh ini mereka belum dibekali dengan pemahaman tentang keuangan yang memadai.
 
Sehingga, mereka rawan menjadi korban pinjaman online ilegal dan investasi bodong. Atas kondisi tersebut, OJK Jember memberikan edukasi tentang keuangan dan ekonomi digital, secara berkelanjutan.
 
Hardi berharap, dengan adanya literasi tersebut, para penyandang disabilitas di Jember dapat meningkatkan produktivitasnya, demi kemajuan ekonomi kabupaten Jember. Mereka kedepannya dapat dengan mudah mengakses pelayanan keuangan dengan posisi setara dengan masyarakat pada umumnya.
 
Sementara itu, salah seorang penyandang disabilitas, Sutopo, warga Kecamatan Sumbersari mengatakan, sejauh ini penyandang disabilitas berjuang secara mandiri. Mereka kesulitan mengakses lembaga formal, karena belum sepenuhnya lembaga tersebut ramah difabel.


<<<rusdi

(457 views)