Sedikitnya formasi rekrutmen untuk Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 di Kabupaten Jember, menjadi sorotan masyarakat.
Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember Suko Winarno menyampaikan, sedikitnya rekrutmen PPPK, tidak hanya terjadi di Jember, namun juga dirasakan sejumlah daerah di Indonesia karena keterbatasan anggaran APBD.
Bahkan dia mengklaim, di tahun 2023 ini sejumlah kabupaten lain di tapalkuda tidak membuka rekrutmen PPPK.
Tahun ini Pemkab Jember hanya mendapatkan kuota rekrutmen PPPK sebanyak 201. Dari jumlah tersebut, kuota PPK, formasi guru hanya 26, kemudian tenaga kesehatan 61 dan tenaga teknis 109.
Sementara dari data terakhir yang masuk ke BKPSDM, jumlah pendaftar dari formasi guru masih ada 32 orang. Kemudian tenaga kesehatan 16 orang dan tenaga teknis 86 orang.
Suko mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan sedikitnya kuota tersebut, sebelum masa pendaftaran berakhir.
Periode pendaftaran untuk formasi guru, kata Suko mengalami perubahan dari tanggal 20 sampai 29 September berubah menjadi 20 September hingga 3 Oktober. Kemudian formasi umum dari 30 sampai 9 Oktober, berubah menjadi 4-9 Oktober.
Lebih lanjut, Suko menyebut, sejak tahun 2021 sampai 2023, Pemkab jember telah merekrut pegawai PNS dan PPPK sebanyak 4.469. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.756 merupakan PPPK guru, kemudian 627 nakes dan 86 tenaga teknis lainnya.
Sehingga di tahun 2023 ini, jumlah pengadaan ASN disesuaikan dengan keuangan daerah, agar tidak melebihi 30 persen belanja APBD. Sementara itu, saat ini beban gaji pegawai di Jember sudah mencapai 29,72 persen.,
<<<<ulil
(480 views)