Sejumlah Fraksi DPRD Jember Soroti Rencana Pembangunan Rumah Sakit NU

Sejumlah fraksi di DPRD Jember memberikan catatan terhadap nota pengantar perubahan APBD tahun 2023, mereka memberikan masukan agar sejumlah program, bisa dieksekusi tepat sasaran. Salah satunya tentang pembangunan Rumah Sakit NU (RS-NU).

Dalam paripurna tersebut, Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya (GIB) dan Nasdem mengingatkan agar Bupati Jember Hendy Siswanto, tidak lupa dengan rencana pembangunan RS-NU di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari.

Sebab, bupati ikut meletakkan batu pertama pembangunan rumah sakit tersebut bersama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Ketua Fraksi GIB DPRD Jember, Hasan Basuki, berharap  pembangunan RS-NU ini bisa menjawab kebutuhan akan layanan kesehatan yang selama ini dicover rumah sakit daerah maupun swasta di Jember.

Pembangunan RS-NU tersebut,menurutnya masih membutuhkan perluasan dan pembebasan lahan,kemudian pengadaan alat kesehatan, ruang rawat inap dan tempat instalasi limbah medis.

Selain itu juga mengingatkan kepada OPD terkait, supaya berhati-hati dalam pencarian dana insentif guru ngaji, supaya tidak berdampak hukum.

Sementara itu, Ketua Fraksi Nasdem, David Handoko Seto, telah meminta agar Pemkab Jember mengalokasikan anggaran perencanaan pembangunan RS-NU di P-APBD 2023. Kemudian dilanjutkan dalam rencana penganggaran pembangunan di APBD 2024.

Menanggapi sejumlah pandangan fraksi tersebut, Wakil Ketua Dprd Jember, Ahmad Halim, menyatakan pada prinsipnya seluruh fraksi sepakat, dengan Raperda P-APBD 2023,untuk dibahas bersama tim banggar.

<<<<hafid

(520 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.