Tumpukan Sampah di TPA Pakusari Rawan Terbakar, Masyarakat Diminta Bijak Memilah

Sepanjang musim kemarau, tumpukan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari rawan terbakar. Sebab, dari 195 ton sampah yang masuk ke TPA Pakusari setiap harinya, hanya 7 ton yang berhasil dipilah oleh 182 pemulung.

Koordinator Pengelolaan Sampah TPA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember, Mohammad Masbut, mengatakan, setiap hari terdapat 8 orang personel yang selalu menyiram 25 ribu liter air ke tumpukan sampah di TPA Pakusari seluas 6 hektar.

Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama pada tumpukan sampah jenis residu. Sebagian sampah yang terbakar merupakan jenis residu yang sudah tidak bisa di-recycle atau dimanfaatkan lagi.

Sampah tersebut sudah tercampur aduk, mana yang organik dan non-organik. Untuk itu, masyarakat diminta lebih bijak agar memilah sampah sejak di tingkat rumah tangga.

Sebagai antisipasi, lanjut Masbut, pihaknya melarang keras aktivitas merokok dan segala hal yang bisa memantik kebakaran di dalam TPA Pakusari.

Masbut menduga, sejumlah titik api yang sering terjadi bisa bersumber dari gesekan benda atau kayu yang bisa memicu aktivitas kebakaran di TPA. (Ulil)

(487 views)