Pemkab Jember berencana pecahkan 4 rekor MURI sekaligus di ajang Jember Fashion Carnaval (JFC) tahun 2023. Namun dari 4 yang diajukan, hanya 2 yang disetujui oleh MURI.
Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember, Hafidz Yasin mengatakan, target empat rekor MURI tersebut, yaitu pramakarsa dan penyelenggara peragaan busana yang melibatkan UMKM terbanyak. Kedua pagelaran busana dengan sorot lampu terbanyak. Ketiga pagelaran peragaan busana dengan barikade terpanjang, dan keempat pameran eksebisi batu meteor.
Namun dari proposal yang diajukan, hanya ada 2 yang disetujui oleh MURI, yaitu pramakarsa dan penyelenggara peragaan busana, yang melibatkan umkm terbanyak dan pagelaran pagelaran busana dengan lampu sorot terbanyak pada 5 Agustus 2023.
Lebih lanjut, Hafidz menjelaskan, untuk memperoleh rekor MURI, pihaknya menargetkan sekitar 2.500 pelaku UNKM. Untuk itu, pihaknya mengundang sebanyak 1800 UMKM. Dengan asumsi sekitar Alun-alun Kota Jember sekitar 200 pedagang. Kemudian di sepanjang run away JFC 3,5 kilometer. Ia yakin target 2.500 tersebut akan tercapai.
Sedangkan untuk rekor MURI penyelenggaraan peragaan busana dengan lampu sorot terbanyak menyiapkan sekitar 150 lampu sorot. Seperti diketahui, kegiatan JFC tahun ini bakal melibatkan peserta dari dalam dan luar negeri, digelar mulai besok, tanggal 4 hingga 6 Agustus 2023. (Hafid)
