Jelang JFC, Komisi B Minta Pemkab Tertibkan PKL di Trotoar

Komisi B DPRD Jember melakukan inspeksi mendadak (sidak) di alun-alun jelang pagelaran Jember Fashion Carnaval (JFC). Dalam sidak tersebut, Sekertaris Komisi B David Handoko Seto menemukan gerobak PKL sudah berjajar di atar trotoar, bahkan sudah mepet dengan Jalan Sultan Agung dan Jalan Kartini.
 
Situasi ini, dinilai mengurangi keindahan Alun-alun Kota Jember. Padahal JFC sudah berlangsung mulai besok, Jumat 4 hingga 6 Agustus 2023. Banyaknya pedagang di alun alun memang selaras dengan rencana Pemkab untuk pemecahan rekor MURI UMKM terbanyak.
        
David berharap kepada OPD terkait, diantaranya Satpol-PP, Diskop UMKM dan Dinas Lingkungan Hidup, segera berkoordinasi untuk menertibkan para PKL tersebut, karena mengganggu keindahan dan memenuhi jalan pengunjung.
 
Hingga sore ini, tampak gerobak pedagang sudah berjajar di trotoar alun-alun, salah satunya di depan Pendopo Wahyawibawa Graha Jember.
 
Lebih lanjut, David meminta OPD terkait bisa segera merelokasi para pkl di tempat kosong, di sekitar Alun – alun Jember serta sepanjang jalur yang dilalui peserta JFC.
       
Sementara itu, Kabid Ketertiban Umum Satpol-PP Pemkab Jember, Wyndo, menjelaskan akan segera berkoordinasi dengan Diskop UMKM, selaku penyelenggara kegiatan tersebut. Dia menjelaskan awalnya, PKL di trotoar ini, berada di dalam alun-alun, namun karena digunakan untuk kegiatan JFC, maka mereka pindah ke luar menempati trotoar.
      
Untuk selanjutnya mereka akan diatur masuk di lapak kosong alun-alun dan sisanya akan ditempatkan di sepanjang jalur yang dilalui JFC.
       
Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM, N Hafidz Yasin, menambahkan, sesuai hasil hearing kemarin di DPRD, rakor dengan OPD terkait akan digelar kamis sore hari ini Pihaknya sudah merencanakan relokasi PKL, sesuai rekomendasi Komisi B. (Hafit)

(535 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.