Pascakebakaran 9 unit rumah warga di dusun krajan desa Plalangan kecamatan Kalisat, sedikitnya 10 anak korban terdampak kebakaran menjalani trauma healing. Mereka terdiri dari 5 siswa SD, 2 siswa SMP, serta 3 balita.
Sejumlah relawan dari polri, mahasiswa, relawan komunitas badut di Jember, secara bergantian mengajak anak bermain. Mulai permainan tradisional, kuis berhadiah hingga menari bersama badut.
Hal ini sebagai upaya menghapus trauma atau syok berkepanjangan, akibat peristiwa mengerikan yang menyebabkan kehilangan barang-barang berharga lainnya.
Menurut relawan Tagana Jember, Susianto, para relawan silih berganti memberikan trauma healing dengan cara menghibur, dan memberikan aneka permainan. Mulai dari permainan ala desa, permainan kekinian serta hiburan, yang membuat anak-anak ceria dan tersenyum kembali. Para relawan datang dari wilayah kabupaten Jember dan Lumajang.
Sebelumnya, peristiwa kebakaran 9 unit rumah di desa Plalangan Kalisat, Sabtu 22 Juli 2023 lalu, warga tidak hanya kehilangan rumah, tapi juga barang-barang berharga, perabot rumah, baju hingga seragam sekolah ikut ludes terbakar. Akibatnya, 7 siswa terdampak kebakaran tersebut tidak masuk sekolah, karena seragam sekolahnya ikut terbakar. (Hafit)

