Nasib cabang olahraga Kurash, akhirnya terpental dari keanggotaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember tahun 2023. Sebab, hasil rapat kerja KONI di Aula PB Soedirman Kantor Pemkab Jember, Rabu sore, 12 April 2023, diputuskan tidak ada tambahan anggota baru.
Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi), Rendra Wirawan, menjelaskan, sempat dibahas adanya cabor baru. Dia mengaku secara pribadi mendorong masuknya cabor baru, jika telah memenuhi syarat. Namun KONI Jember belum menerima adanya cabor baru.
Sementara Sekretaris Umum Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Jember, Muhammad Gusti Abadi, harus menemui langsung Ketua KONI Jember, Sutikno, saat hendak masuk ke ruang raker. Dia meminta berharap KONI Jember, bisa mengakomodir keanggotaan cabor Kurash.
Ketua KONI Jember, Sutikno, usai raker kepada media mengatakan, usulan penambahan 7 cabor baru itu, ada aturan dan mekanismenya yang harus diikuti. Tidak serta merta dan langsung bisa menjadi anggota. Penambahan cabor baru akan dibahas pada rapat tahunan nanti 2024. Selain itu, anggaran ini akan dibuat seleksi, training center dan keperluan Porprov ke-8 yang akan datang.
Sementara itu, Sekretaris Koni Jember, Muhammad Hasyim Arif, menambahkan, ada mekanisme yang perlu dilalui oleh cabor yang hendak menjadi anggota KONI Jember, salah satunya melakukan pengajuan permohonan. Sesuai AD ART KONI masih perlu menelaah selama 60 hari, apakah sudah memenuhi syarat atau tidak. Padahal surat permohonan Kurash, baru diajukan 3 April 2023 kemarin.
Selain itu, penentuan keanggotaan bukan oleh pengurus KONI Jember, tapi oleh peserta raker KONI, dengan suara 50 plus 1 anggota.
Diketahui, raker KONI Jember 2023, diikuti 41 cabor, untuk persiapan Porprov ke-8 di Sidoarjo Jawa Timur tahun ini. (Hafit)
