Sekretaris Komisi B DPRD Jember, David Handoko Seto, meminta agar tim rasionalisasi anggaran APBD 2023, tidak asal memangkas anggaran. Sebab, menurutnya banyak program prioritas kerja bupati, yang justru tidak maksimal mendapatkan dukungan anggaran.
Salah satu OPD yang dinilai kurang mendapat dukungan, yakni Dinas Pariwisata, bahkan tergolong OPD dengan kinerja rendah, selain Dinas Perikanan dan Dinas Perhubungan. Kendati demikian, pihaknya tidak menyalahkan karena SDM-nya juga masih terbatas.
David menilai ada sejumlah program yang kurang bermanfaat dan hanya menghabiskan uang. Beberapa diantaranya yakni program beasiswa sebesar Rp 100 miliar untuk lulusan SMA. Sebab, kata David, kewajiban Pemkab hanya untuk pendidikan tingkat SD hingga SMP.
Kemudian, berbagai program Jember Keren di tingkat kecamatan, masing-masing Rp 750 juta menurutnya juga buang-buang anggaran. David mengibaratkan, Pemkab Jember hanya memberi umpan, yang harusnya diberi kail agar belajar kreatif dan berkembang. (Ulil)
