Pikap BBM Terbakar di Wuluhan Juga Menyambar Ruko dan Toko Peracangan

Insiden pikap angkut BBM yang terbakar di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, ternyata juga menyambar ruko milik Siniati, dan toko peracangan milik Ghazali, warga desa Ampel Wuluhan. Siniati mengalami kerugian sekitar 15 juta rupiah, sementara Ghazali, mengalami kerugian sekitar 10 juta rupiah.
 
Kapolsek Wuluhan, AKP Solekhan Arief, mengatakan, awalnya pikap mengangkut 1 ton BBM kulakan di SPBU di Kecamatan Ambulu. BBM tersebut akan dikirim ke Kecamatan Puger, yang kemudian hendak dijual kepada nelayan. Sesampainya di Desa Ampel Kecamatan Wuluhan, pikap itu mogok.
 
Setelah didorong namun tak kunjung hidup, pikap yang dikemudikan oleh DR, warga desa Puger Kulon Kecamatan Puger, akhirnya menepi. Tidak lama kemudian, muncul api dari bawah pikap, yang kemudian dengan cepat membesar setelah menyambar BBM yang diangkut pikap tersebut.
 
Pemilik dan sopir pikap berhasil menyelamatkan diri. Namun, api terus membesar dan menjalar ke ruko milik Siniati dan toko milik Ghazali. Satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Meski demikian, mobil pikap dan isi toko milik Ghazali terbakar.
 
Berdasarkan hasil olah TKP, diduga kuat kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada mesin pikap. Untuk proses penyidikan lebih lanjut, kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Jember. (Rusdi)

(533 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.