Berharap Tidak Ganggu Konservasi, TN Meru Betiri Dukung Pembangunan Jalan di Zona Khusus

Taman Nasional Meru Betiri mendukung proyek pembangunan jalan yang akan mulai dikerjakan pemerintah Kabupaten Jember di tahun 2023 ini. Kepala Balai Taman Nasional Meru Betiri, Nuryadi, mengatakan, pembangunan jalan sepanjang 15 kilometer, berada di zona khusus dan zona pemanfaatan.
 
Nuryadi saat ini memilih berpikir positif dan berharap, agar pembangunan jalan raya di taman nasional tidak mengganggu upaya konservasi di sana.
 
Seperti diketahui, Taman Nasional Meru Betiri merupakan rumah bagi flora dan fauna lindung, seperti macan tutul dan bunga raflesia. Sementara keberadaan harimau jawa juga masih menjadi misteri.
 
Nuryadi menambahkan, perbaikan jalan difokuskan pada kawasan Desa Andongrejo Lecamatan Tempurejo, karena kondisinya memprihatinkan. Di sana terdapat sekitar 3.000 penduduk Jember, yang belum pernah merasakan akses jalan mulus.
 
Sementara itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengatakan, kini Pemkab sudah mengantongi izin dari kementerian lingkungan hidup, untuk pembangunan jalan. Panjang jalan yang diperbaiki mencapai 15 kilometer, sampai tembus ke pantai, dan ditargetkan selesai akhir tahun 2023.
 
Kendati demikian, Hendy juga memikirkan pentingnya konservasi di TN Meru Betiri, dan menyebut tidak boleh berubah sedikitpun. Fungsinya tetap jadi hutan konservasi. Namun hendy berpikir ada 3.000 warga Jember di kawasan taman nasional yang berhak menikmati fasilitas. (Ulil)

(577 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.