Kasus Anak Meninggal Tenggelam Terjadi Lagi di Jember, Relawan Minta Ada Posko Penjagaan

Selama sebulan terakhir, di Kabupaten Jember tercatat tiga kasus anak tenggelam di sungai dan pantai.
 
Kasus pertama, seorang anak berusia 9 tahun hanyut di Sungai Bedadung, Puger. Kedua,
dua orang anak berusia 5 tahun, hanyut di Sungai kalimayang, Desa Sabrang Ambulu.
 
Terbaru, seorang anak bernama Haikal, berusia 4 tahun hanyut di Pantai Cemara, Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger pada Minggu, 19 Februari 2023.
 
Ketua relawan baret rescue, David Handoko Seto, yang ikut dalam pencarian mengatakan, Tim Basarnas melakukan pencarian mulai sore hingga malam hari. Akhirnya korban ditemukan oleh keluarga sendiri senin dini hari.
 
Saat ini korban telah dibawa ke rumah duka. Lebih lanjut, David berharap agar Pemkab Jember bersama otoritas terkait, membuat pos penjagaan di kawasan rawan pantai selatan.
 
Sebenarnya, di sejumlah titik rawan seperti destinasi wisata kawasan pantai selatan, sudah terdapat papan larangan untuk mandi dan menjauhi batas rawan. Namun, masih banyak masyarakat yang melanggar, sementara jumlah petugas terbatas.
 
Haikal merupakan warga desa Curah Lele, Kecamatan Balung, yang datang bersama ayahnya untuk berwisata ke Pantai cemara. Sesampai di Pantai Cemara, Haikal bermain bersama tiga orang temannya. L
 
Lepas dari pantauan orang tua, Haikal hanyut terseret ombak Pantai Cemara, sekitar pukul 2 siang. Mengetahui Haikal hanyut, ketiga temannya kemudian melapor ke nelayan dan orangtua.

(Ulil)

(696 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.