
Muhammad Hafidzi Kholis, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jember
Sejumlah kepala Puskesmas, dokter dan tenaga kesehatan (nakes), meminta Komisi 9 DPR-RI, Nur Yasin, menghadirkan pihak Kementerian Kesehatan RI ke Jember. Sebab rilis data yang dilakukan Kemenkes, melukai perasaan sejumlah pihak di Kabupaten Jember. Mulai dari kepala Puskesmas, dokter dan nakes lainnya.
Menurut Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Muhammad Hafidzi Kholis, dengan data tersebut, petugas di lapangan putus asa, seolah tidak bekerja. Karena itu, dia meminta anggota Komisi 9 DPR-RI itu bisa mendatangkan pihak Kemenkes.
Pihak Kemenkes bisa menjelaskan data Survey Status Gisi Indonesia (SSGI). Jika tidak bisa datang ke Jember, maka pihaknya akan ngeluruk ke Jakarta. Sebab, hal tersebut menyangkut kepercayaan masyarakat kepada eksekutif dan legislatif.
Sementara anggota Komisi 9 DPR-RI, Nur Yasin, dalam kesempatan tersebut, menyatakan bersedia memfasilitasi pertemuan kepala puskesmas, dokter dan nakes. Apalagi persoalan stunting, tidak hanya persoalan kemiskinan, kurang gizi, tapi juga faktor kesadaran masyarakat. Marena itu, pihaknya segera mengkomunikasikan dengan pihak Kemenkes RI.
