BPS Jember Ingatkan Komoditas Penyumbang Inflasi Tertinggi Segera Diatasi

Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan Pemkab Jember, khususnya tim pengendali inflasi agar mewaspadai sejumlah komoditas penyumbang inflasi tertinggi. Di bulan November 2022, Jember menjadi daerah yang mengalami inflasi 0,81 persen, tertinggi di Jawa Timur.

Kepala BPS Jember, Tri Erwandi, mengatakan, komoditas utama yang harus diwaspadai, yakni dampak kenaikan BBM. Dari 400 komoditas, BBM memberikan andil inflasi Year Of Year (YOY) November 2022 mencapai 31,81 persen. 

Kenaikan harga BBM sangat berdampak pada sektor transportasi umum, seperti angkutan kota, ojek online, hingga ekspedisi. Untuk itu, pemerintah diminta segera mengatur regulasi tentang tarif terbaru angkutan agar besarannya tidak bervariasi. Selanjutnya, kenaikan tarif PDAM yang mencapai 32,32 persen. Kenaikan ini hanya terjadi di Jember, sehingga mendorong angka inflasi Jember lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Komoditas lain yang harus diwaspadai yakni harga beras. Kenaikan harga beras akan sangat berpengaruh pada laju inflasi sebab menjadi kebutuhan primer yang harus terpenuhi. Beras menjadi komoditas yang dominan memberikan andil inflasi YOY sebesar 0,26 persen, disusul tempe 0,23 persen, dan rokok kretek filter sebesar 0,23 persen.

Tri Erwandi menyebut, kenaikan harga beras memicu daya beli kebutuhan sekunder dan tersier semakin rendah. Pihaknya meminta agar pemerintah bisa duduk bersama lebih serius mengatasi lesunya daya beli di Jember. (Ulil)

(573 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.