Inflasi Jember Bulan Oktober 2022 Tembus 7,23 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Inflasi Year on Year (YoY) Kabupaten Jember pada bulan Oktober 2022 tembus 7,23 persen. Dari beberapa kelompok pengeluaran, kelompok transportasi menjadi penyumbang tertinggi, yakni 14,14 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Jember, Tri Erwandi mengatakan, tingginya inflasi di Kabupaten Jember terjadi karena terjadi kenaikan harga kelompok pengeluaran. BPS Jember mencatat, ada beberapa kelompok pengeluaran yang memiliki andil cukup besar terhadap inflasi YoY Jember pada bulan Oktober 2022.

Erwandi merinci, kelompok pengeluaran tersebut antara lain, kelompok transportasi sebesar 14,14 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 8,4 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,89 persen.

Kemudian disusul kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 7,37 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 6,92   persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 5,3 persen.

Sedangkan kelompok rekreasi, olah raga, dan budaya sebesar 5,07 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan   bahar bakar rumah tangga sebesar 4,4 persen, kelompok kesehatan sebesar 3,64 persen, dan pendidikan sebesar 2,71 persen.

Selain itu, BPS Jember juga mencatat kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,75 persen.

Erwandi menambahkan, komoditas yang memberikan andil besar terjadinya inflasi (yoy) bulan Oktober 2022 adalah bensin, beras, telur ayam ras, rokok kretek filter, susu bubuk balita, tempe, bahan bakar rumah tangga, upah asisten rumah tangga, mobil dan tahu mentah.

(71 views)