Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Tak Mempengaruhi Hasil Produksi Pertanian

Kelangkaan pupuk bersubsidi akibat pengurangan stok dari pemerintah pusat, ternyata tidak mempengaruhi tingkat produksi pertanian di Kabupaten Jember. Demikia disampaikan Kepala Dinas Pertanian Jember, Imam Sudarmaji, Selasa siang. 

Kepada sejumlah wartawan Imam menjelaskan, realokasi pupuk dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Jember sudah turun, bahkan sudah mulai didistribusikan kepada petani. Alokasi tersebut jika dibandingkan dengan kebutuhan petani, memang belum cukup. Namun, alokasi yang ada sudah mulai didistribusikan berdasarkan E RDKK yang ada. 

Kendati pupuk bersubsidi mengalami kekurangan, Imam memastikan tidak mempengaruhi tingkat produksi pertanian di Kabupaten Jember. Dari target satu juta ton, saat ini sudah mencapai 898 ribu ton. 

Hal itu disebabkan, sebagian petani sudah mulai menemukan cara menghemat biaya produksi di tengah kelangkaan pupuk, dengan cara pemupukan berimbang, 50 persen organik dan 50 persen pupuk kimia. Imam mencatat, petani yang melakukan pemupukan berimbang justru hasil panennya meningkat, dari 6 ton menjadi 8 ton. 

(897 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.